<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Di PBB Indonesia Minta Dunia Bekerja Keras Atasi Perubahan Iklim</title>
	<atom:link href="http://greenpressnetwork.wordpress.com/2008/02/13/di-pbb-indonesia-minta-dunia-bekerja-keras-atasi-perubahan-iklim-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://greenpressnetwork.wordpress.com/2008/02/13/di-pbb-indonesia-minta-dunia-bekerja-keras-atasi-perubahan-iklim-2/</link>
	<description>(Environment Journalist Association)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2009 04:14:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: saccasemesta</title>
		<link>http://greenpressnetwork.wordpress.com/2008/02/13/di-pbb-indonesia-minta-dunia-bekerja-keras-atasi-perubahan-iklim-2/#comment-204</link>
		<dc:creator>saccasemesta</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 17:55:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://greenpressnetwork.wordpress.com/?p=12#comment-204</guid>
		<description>Semua orang tahu bahwa peternakan hewan adalah penyebab terberat dan terburuk dari polusi di planet kita. Semua orang mengetahui itu. Informasi ini ada di mana-mana. Bahkan dalam laporan PBB dan semuanya; seluruh komunitas internasional berkumpul bersama-sama dan menyimpulkan bahwa itu demikian. Tapi belum ada yang berani berterus terang dan mengatakan: “Kami akan beralih ke bahan bakar nabati, kami akan menanam lebih banyak pohon, dan kami akan melestarikan hutan.” Tak ada satu pun yang berdiri dan mengatakan, “Marilah menjadi vegetarian. Jadilah vegetarian!” Tak seorang pun berdiri dan mengatakan  itu. Saya sedang menunggu para pemimpin, siapa pun dia, untuk berdiri dan mengatakan: “Kita harus menjadi vegetarian. Ini adalah cara yang tercepat dan yang utama, sedangkan yang lainnya menyusul.” 

Mengapa tak ada yang mengatakan sesuatu mengenai hal tersebut? Banyak pemimpin hanya berputar-putar mengenai segalanya: bahan bakar nabati, gas etanol, ganti lampu, pengiritan air. Air yang Anda pakai setiap hari mungkin banyak, tetapi tidak sebanyak bila dibandingkan dengan air yang digunakan untuk berternak hewan. Jadi bapak-bapak hanya berputar-putar dan mengatakan berbagai hal seperti: “Berhematlah air di kamar mandi, jangan biarkan air mengalir bila Anda sikat gigi.” Tetapi itu tidak ada apa-apanya! Tentu mereka dapat menghemat beberapa galon air, tetapi mereka di sana memberikan ratusan galon air untuk satu sapi, untuk memandikan, membilas, air minum, dan mengairi rumput atau makanan mereka, dimana akhirnya sapi itu akan berakhir di piring makan. 

Jadi sebab utamanya bapak-bapak tidak mau membicarakannya. Semuanya berputar-putar di luarnya dan mencoba untuk menghindar. Belum ada pemimpin yang pernah membicarakan tentang menjadi vegetarian. Semua orang mengetahui tentang laporan PBB, tetapi tak seorang pun yang menyentuhnya; tak seorang pun yang membicarakannya. Mereka tidak dapat mengorbankan sepotong daging untuk tujuan kesehatan—kesehatan planet, kesehatan Anda sendiri, dan kesehatan anak-anak Anda.
Di akhir komentar, saya ingin menanyakan kepada bapak Menteri yang terhormat, apakah Bapak sudah menjadi contah yang baik dan beralih menjadi seorang bervegetarian??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua orang tahu bahwa peternakan hewan adalah penyebab terberat dan terburuk dari polusi di planet kita. Semua orang mengetahui itu. Informasi ini ada di mana-mana. Bahkan dalam laporan PBB dan semuanya; seluruh komunitas internasional berkumpul bersama-sama dan menyimpulkan bahwa itu demikian. Tapi belum ada yang berani berterus terang dan mengatakan: “Kami akan beralih ke bahan bakar nabati, kami akan menanam lebih banyak pohon, dan kami akan melestarikan hutan.” Tak ada satu pun yang berdiri dan mengatakan, “Marilah menjadi vegetarian. Jadilah vegetarian!” Tak seorang pun berdiri dan mengatakan  itu. Saya sedang menunggu para pemimpin, siapa pun dia, untuk berdiri dan mengatakan: “Kita harus menjadi vegetarian. Ini adalah cara yang tercepat dan yang utama, sedangkan yang lainnya menyusul.” </p>
<p>Mengapa tak ada yang mengatakan sesuatu mengenai hal tersebut? Banyak pemimpin hanya berputar-putar mengenai segalanya: bahan bakar nabati, gas etanol, ganti lampu, pengiritan air. Air yang Anda pakai setiap hari mungkin banyak, tetapi tidak sebanyak bila dibandingkan dengan air yang digunakan untuk berternak hewan. Jadi bapak-bapak hanya berputar-putar dan mengatakan berbagai hal seperti: “Berhematlah air di kamar mandi, jangan biarkan air mengalir bila Anda sikat gigi.” Tetapi itu tidak ada apa-apanya! Tentu mereka dapat menghemat beberapa galon air, tetapi mereka di sana memberikan ratusan galon air untuk satu sapi, untuk memandikan, membilas, air minum, dan mengairi rumput atau makanan mereka, dimana akhirnya sapi itu akan berakhir di piring makan. </p>
<p>Jadi sebab utamanya bapak-bapak tidak mau membicarakannya. Semuanya berputar-putar di luarnya dan mencoba untuk menghindar. Belum ada pemimpin yang pernah membicarakan tentang menjadi vegetarian. Semua orang mengetahui tentang laporan PBB, tetapi tak seorang pun yang menyentuhnya; tak seorang pun yang membicarakannya. Mereka tidak dapat mengorbankan sepotong daging untuk tujuan kesehatan—kesehatan planet, kesehatan Anda sendiri, dan kesehatan anak-anak Anda.<br />
Di akhir komentar, saya ingin menanyakan kepada bapak Menteri yang terhormat, apakah Bapak sudah menjadi contah yang baik dan beralih menjadi seorang bervegetarian??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mawrietZ</title>
		<link>http://greenpressnetwork.wordpress.com/2008/02/13/di-pbb-indonesia-minta-dunia-bekerja-keras-atasi-perubahan-iklim-2/#comment-44</link>
		<dc:creator>mawrietZ</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 05:01:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://greenpressnetwork.wordpress.com/?p=12#comment-44</guid>
		<description>setuju bgt tuch..
dan (bukan mxd matre ya...) harus ada kompensasi buat Indonesia dong.. sbg negara 3th in de world nyang mpunya Hutan terhebat,,, Yng uda nyumbang udara bersih... ya toh??? Bapak2 di Pemerntahan sono jg pasti setuju dg ide UMUM ini, ya khan,,, (SETUJU MEL....)
OKE. semangat!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju bgt tuch..<br />
dan (bukan mxd matre ya&#8230;) harus ada kompensasi buat Indonesia dong.. sbg negara 3th in de world nyang mpunya Hutan terhebat,,, Yng uda nyumbang udara bersih&#8230; ya toh??? Bapak2 di Pemerntahan sono jg pasti setuju dg ide UMUM ini, ya khan,,, (SETUJU MEL&#8230;.)<br />
OKE. semangat!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
