Salah satu penyakit dari jurnalis adalah lemahnya akurasi. Yang dimaksud lemahnya akurasi ini adalah tidak tepatnya penggunaan data, fakta dan nama sehingga melahirkan kesalahan dalam pelaporan.

Oleh sebab itu akurasi merupakan satu hal penting dalam kerja seorang jurnalis. Dia melaporkan fakta tetapi fakta dasarnya salah maka salah pula laporannya. Kesalahan ini bisa diperbaiki namun akan memakan rasa malu dan masalah hukum.

Kalau angle pemberitaan mungkin bisa tidak memuaskan editor atau pembaca namun kesalahan fatal dari jurnalis adalah membuat kesalahan dalam pelaporan.

Perbaikan dan permintaan maaf mungkin bisa menyembuhkan tetapi kredibilitas menjadi taruhannya. Oleh sebab itulah maka akurasi harus dijaga sampai pada tingkat zero toleransi.

Jika hanya berakibat kesalahan editorial mungkin bisa dimaafkan, namun kelamahan dalam akurasi ini akan berakibat fatal jika melahirkan tuntutan hukum dari pihak yang dirugikan dalam pemberitaan. Sengaja atau tidak, masalah ini akan membawa dampak finansial bagi lembaga jurnalistik.

Oleh sebab itulah maka hindari kesalahan ini sebab jika tidak tuntutan bermilyar rupiah akan ditimpakan dimana seorang jurnalis berkarya. Jika sampai demikian masa depan akan suram untuk sementara dan kesalahannya akan diingat dalam sejarah lembaga itu. Kalau sudah sampai pada gugatan perdata, maka taruhannya bisnis media itu dalam ancaman. (journalist-adventure.com)

About Greenpress

Green Press adalah organisasi profesi wartawan lingkungan yang didirikan pada tanggal 3 Oktober 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s