Jakarta – Sekitar seratus orang dari Komite Anti-Penghancuran Hutan Indonesia, yang merupakan para penggiat lingkungan dan kebebasan pers, berunjuk rasa di depan kantor perusahaan milik Sukanto Tanoto, PT Riau Andalan Pulp & Paper, di Jalan Teluk Betung, Jakarta Pusat. Dalam orasi kemarin para pengunjuk rasa menentang aksi pembalakan liar.

Para penggiat lingkungan ini mendesak penegak hukum tegas menindak para pembalak liar dan para tersangka yang tengah dalam proses hukum. Mereka meminta hakim menjatuhkan hukuman seberat-beratnya. Para penegak hukum juga diminta mengusut tuntas pembalakan dengan kedok izin pemanfaatan hutan. “Seluruh masyarakat menderita karena aksi para pembalak liar,” kata koordinator aksi, Erwin Usman, dalam orasinya.

Sebelum di Teluk Betung, massa bergerak dari Bundaran Hotel Indonesia. Aksi di depan kantor perusahaan Sukanto Tanoto ini berlangsung hingga sore kemarin. Komite itu merupakan gabungan para penggiat dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Eksekutif Nasional, Aliansi Jurnalis Independen Jakarta dan Green Press, Walhi Jakarta, Sahabat Walhi, Sarekat Hijau Indonesia, serta Green Student Movement. Selama aksi, sekitar dua puluh polisi membuat pagar betis di depan pintu gerbang kantor.

Para pengunjuk rasa menyoroti serangan balik mafia kayu Indonesia, seperti Sukanto Tanoto dan Adelin Lis, terhadap media yang kritis memberitakan sepak terjang mereka. Namun, para pendemo tak diizinkan memasuki kantor yang dibatasi pagar setinggi sekitar tiga meter.

Syahrul, orator lainnya, mengatakan pembalakan liar atas nama izin konsensi Sukanto Tanoto menyengsarakan rakyat dan merusak hutan. Bahan mentah industri kertas Sukanto sebagian besar diduga dari hutan alam. Pembalakan liar yang berkedok hak atas penggunaan hutan dinilai paling merugikan dan menyengsarakan rakyat.

Pendemo mendesak pemerintah tegas menerapkan jeda tebang (logging moratorium) selama 15 tahun di kawasan hutan baru untuk kepentingan perkebunan besar, hutan tanaman industri, HPH, dan pertambangan besar.

Juru bicara Riau Andalan, Troy Pantau, membantah semua tuduhan para demonstran. Alasannya, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut mengolah hutan sesuai dengan peraturan. “Sudah ada lembaga audit yang mengawasi, termasuk asal-usul bahan baku kayu,” kata Troy.

Riau Andalan, kata Troy, juga sudah memiliki sertifikasi pemanfaatan hasil hutan. “Kami sudah meneken komitmen tanggung jawab lingkungan dan sosial bersama perusahaan di dunia,” kata dia.

Di tempat terpisah, ahli hukum pidana Universitas Indonesia, Rudi Satrio, menilai pemeriksaan pejabat publik yang diduga terlibat kasus pembalakan liar tak memerlukan surat izin presiden. “Menyidik kasus semacam ini seharusnya tak perlu surat izin,” kata Rudi dalam diskusi “Kontroversi Kasus Hukum Pembalakan Liar” di Restoran Bebek Bali, Jakarta.

Menurut Rudi, prosedur perizinan, dalam beberapa kasus, dinilai cenderung menghambat penelusuran aktor intelektual dan akar masalah. Padahal, kata dia, penegakan hukum tidak harus terhambat birokrasi.

Praktisi hukum Bambang Widjojanto menilai bukan rahasia kasus pembalakan liar melibatkan orang kuat. Sebenarnya, kata dia, mudah menemukan indikasi keberadaan pihak ketiga itu. “Indikasi sudah ada ketika kayu gelondongan dibawa ke luar hutan tanpa izin dan selamat ke tujuan,” kata dia.

Namun, Bambang menganggap pengusutan kasus itu gampang tapi susah. Gampang, kata dia, karena barang buktinya nyata. Susah, katanya, karena landasan hukum karut marut, tidak sinkron, dan pemahaman peraturan yang berbeda. “Penegak hukum gagal di pengadilan, bahkan mengungkap kebenaran,” katanya. MUSTAFA SILALAHI | TITIS SETIANINGTYAS | DESSY PAKPAHAN. Sumber :  Koran TEMPO (23 Nov 2007)

About Greenpress

Green Press adalah organisasi profesi wartawan lingkungan yang didirikan pada tanggal 3 Oktober 2004

One response »

  1. ISKANDAR mengatakan:

    ANDA BERLIMBAHKAMI BERSOLUSI..Melayani Limbah Anda Anda SEJABOTABEK : Limbah Industri;Limbah Perkantoran; Limbah Gedung/Apartmen t; Perumahan; Sedot WC; Air Kotor; Saluran mampet;Rembesan & Bikin Septictank Hubungi :ISKANDAR No. Tlp. 021-74631310 & 021-70492265

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s